Peringatan Dekan: Anggaran Kesehatan Mulut 0.5% Terlalu Rendah

Wawasan Inti
(Kredit: Mikhail Nilov via Pexels)
ENUGU – Prof. Linda Okoye, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi di University of Nigeria, Kampus Enugu, mendesak pemerintah federal untuk mengutamakan kesehatan mulut sebagai bagian integral dari pembangunan nasional.
Okoye menyampaikan seruan tersebut saat menyampaikan kuliah perdana ke-236 universitas, berjudul “Beyond The Smile: The Myth, The Truth and the Control of Tooth Decay”. Profesor Kedokteran Gigi Restoratif ini menyoroti pendanaan yang tidak memadai untuk kesehatan mulut, mencatat bahwa hanya 0,5% dari anggaran sektor kesehatan sebesar N2,48 triliun yang dialokasikan untuk itu. Untuk konteks reformasi asuransi kesehatan, lihat inisiatif GIFSHIP Nigeria.
Rekomendasi untuk Tindakan Pemerintah
(Kredit: Mikhail Nilov via Pexels)
Okoye menyerukan inklusi layanan pencegahan dan restoratif dasar dalam National Health Insurance Scheme (NHIS), beserta subsidi untuk populasi rentan, khususnya anak-anak dan lansia.
Ia juga merekomendasikan agar pemerintah:
- Melaksanakan fluoridasi air atau garam melalui program percontohan, sebagaimana didukung oleh CDC;
- Wajibkan program kesehatan mulut berbasis sekolah di semua sekolah dasar;
- Atur pemasaran produk kariesogenik kepada anak-anak dengan pembatasan serupa dengan yang diterapkan pada tembakau dan alkohol;
- Wajibkan pelabelan kandungan gula yang jelas pada semua makanan dan minuman kemasan.
“Pemerintah harus mewajibkan pelabelan kandungan gula yang jelas pada semua makanan dan minuman kemasan,” katanya.
Okoye menekankan penguatan sistem kesehatan dengan meningkatkan kapasitas pelatihan bagi tenaga profesional gigi, mengembangkan kader menengah pekerja kesehatan mulut melalui program terapi gigi untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja, serta memastikan ketersediaan perlengkapan pencegahan esensial. Pelajari lebih lanjut dari WHO tentang kesehatan mulut.
Tanggung Jawab Individu
(Kredit: Vitaly Gariev via Pexels)
Okoye juga menekankan peran setiap warga Nigeria dalam meningkatkan hasil kesehatan mulut, menasihati individu untuk:
- Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluorida;
- Membatasi asupan gula, terutama minuman manis berkadar gula. Lihat panduan NIDCR;
- Mengurangi frekuensi makan menjadi tiga hingga empat kali sehari;
- Mencari perawatan gigi pencegahan secara rutin.
Sumber: Kuliah Perdana ke-236, University of Nigeria, Kampus Enugu. Dilaporkan oleh Gideon Arinze.
Referensi:

Elijah Tobs
A seasoned content architect and digital strategist specializing in deep-dive technical journalism and high-fidelity insights. With over a decade of experience across global finance, technology, and pedagogy, Elijah Tobs focuses on distilling complex narratives into verified, actionable intelligence.
Learn More About Elijah Tobs